BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH
Kabupaten Tana Tidung
Jumat, 28 Juni 2013 - 13:02:04 WIB
Penyelenggaraan Diklat Harus Sesuai Analisis Kebutuhan Instansi
Diposting oleh :
Kategori: BKD - Dibaca: 1692 kali

Jakarta-Humas BKN, Pendidikan dan Pelatihan adalah sarana penting untuk meningkatkan kualitas SDM aparatur negara. Untuk itu, sebagai instansi yang membina dan menyelenggarakan pembinaan Kepegawaian secara nasional, Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus mengupayakan agar diklat dilakukan sesuai analisis kebutuhan instansi pemerintah pusat dan daerah. Arahan ini disampaikan Kepala BKN Eko Sutrisno saat membuka Diklat Analisis Jabatan, Diklat Analis Kepegawaian, dan Diklat Orientasi Persiapan Pensiun di Aula BKN Pusat Jakarta, Senin (25/6). Ikut hadir dalam kegiatan ini Deputi Bangpeg Djoko Sutrisno dan Deputi Dakatsi Sulardi. 

Eko Sutrisno pun menekankan bahwa diklat adalah investasi yang mahal namun dibutuhkan untuk meningkatkan kesiapan SDM aparatur negara dalam menghadapiperubahan-perubahan yang kerap terjadi dan mempengaruhi jalannya birokrasi instansi pemerintah. Untuk itu, materi, penyelenggara,dan fasilitator diklat harus kondusif dalam menjawab tantangan dan perubahan yang ada. “Para peserta pun harus berperan aktif dan mengoptimalkan dirinya, baik pada saat diklat atau pun pasca pelaksanaannya” tegasnya.

 2

 Para peserta diklat mendengarkan arahan Kepala BKN Eko Sutrisno

Pada kesempatan tersebut, Plt.Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepegawaian Ida Ayu Rai Sri Dewi melaporkan bahwa seluruh peserta diklat berjumlah 200 pegawai. Diklat Analisis Jabatan dilaksanakan pada 25 Juni-4 Julidengan orientasi lapangan di Kabupaten Bandung Barat. Ada pun orientasi lapangan di Kabupaten Garut diterapkan bagi para peserta Diklat Analisis Kepegawaian Keterampilan yang dilaksanakan pada 25 Juni-6 Juli, dan Diklat Analisis Kepegawaian Keahlian dilaksanakan pada 25 Juni-7 Juli. Sementara, Diklat Orientasi Persiapan Pensiun pada 25 Juni-28 Juni dilaksanakan bekerja sama dengan BTPN dengan orientasi lapangan pada PT POS Indonesia dan perusahaan kuliner Baba Rafi. (aman-tawur)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama
Website
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)